Terus Dibabat, Hutan di Dompu Kian Memprihatinkan

0
356
hutan, perambahan,
Kondisi Hutan yang terus dirambah di Ndahu BKPH Tofo Pajo

DOMPU, TOFONEWS.COM – Kerusakan hutan akibat aksi perambahan yang dilakukan oleh warga masyarakat di semua Desa dan Kecamatan di Kabupaten Dompu Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), sepertinya sudah mencapai titik yang sangat mengkhawatirkan. Kawasan hutan pada tegakan seperti apapun, kini dirambah warga dengan satu alasan yakni, untuk menanam jagung.

Memasuki kawasan hutan di Kecamatan Pajo, Kecamatan  Hu’U, Kecamatan Dompu, Kecamatan Manggelewa, Kecamatan Kempo, Kecamatan Pekat dan Kecamatan Woja, yang terpampang hanya hutan tembus pandang. Para perambah ini mengakui bahwa kawasan yang mereka babat sudah disetujui oleh pemerintah. “Karena kami mengikuti program penanaman jagung yang diperintahkan oleh pak Bupati” ungkap salah seorang warga yang tengah membersihkan lahan hutan di kawasan hutan Ndahu.

Khairul Anhar, salah seorang petugas BKPH Tofo Pajo, Kabupaten Dompu yang berhasil dikonfirmasi wartawan, mengakui telah terjadinya kerusakan hutan di hampir semua wilayah hutan Dompu. Padahal untuk menanggulangi aksi perambahan hutan secara liar, petugas BPKH selama ini, sudah sangat sering melakukan sosialisasi tentang pengamanan hutan kepada masyarakat petani.

Petugas Kehutanan ini mencurigai adanya keterlibatan pihak – pihak tertentu yang membackingi penguasaan lahan di dalam kawasan hutan, terutama di kawasan BKPH Toffo Pajo Mada Pangga Dompu Waworada. “Kenyataannya masyarakat permabah hutan ini seperti tidak ada rasa takut sama sekali untuk melakukan penebangan di dalam kawasan hutan, petugas Kehutanan pun mereka lawan” ungkapnya. (Idin)